Bonsai biasanya ditanam di dalam pot dan letak atau posisi bonsai di
dalam pot juga berbeda-beda tergantung dari bentuk/gaya bonsai.
Penampilan yang sempurna dari bonsai dipengaruhi oleh letak bonsai dalam
pot yang digunakan. Tidak selalu posisi bonsai yang baik terletak di
tengah-tengah pot. Untuk gaya-gaya tertentu, posisi bonsai terutama
pangkal batang dan daerah perakaran bisa saja terletak di sebelah kiri
atau kanan. Bahkan dapat terletak dibagian pinggiran pot. Pengaturan
akan lebih rumit untuk gaya bonsai yang berkelompok.
Pot yang dangkal biasanya digunakan hampir untuk semua gaya bonsai
kecuali untuk bonsai bergaya menggantung karena untuk gaya ini
diperlukan pot yang dalam. Selain itu, batu berongga yang bentuk dan
ukurannya cocok pada bonsai dapat juga digunakan sebagai pot. Pot atau
batu berongga tersebut harus mempunyai lubang yang cukup besar di
dasarnya agar air siraman yang berlebihan dapat mengalir ke luar.
Ukuran, bentuk dan warna pot sebaiknya diserasikan dengan ukuran, bentuk
dan warna bonsai terutaman warna daun, bunga dan buah.
Pot yang berbetuk bujur sangkar, bundar, segi delapan dan sejenisnya
biasanya bonsai diletakkan di tengah-tengah pot. Bonsai yang diletakkan
di tengah-tengah pot lebih cocok untuk bonsai gaya tegak lurus dan tegak
berliku , menggantung, atau setengah menggantung.
Pot yang berbetuk empat persegi panjang, lonjong, atau oval serta
bentuk-bentuk pot yang memanjang biasanya bonsai diletakkan pada jarak
sekitar sepertiga dari sisi pot. Hal ini bisa sebelah kiri atau sebelah
kanan. Kedudukannya tidak terlalu pas di garis tengah pot melainkan
sedikit di belakangnya. Penempatan seperti ini cocok untuk bonsai gaya
tegak, miring, menggantung, setengah menggantung dan berkelompok.
Kadang-kadang hal di atas tidak dapat dijadikan patokan. Sebagai seni
yang hidup, maka keadaan tanaman bonsai juga mesti diperhatikan
terutama arah pertumbuhan bonsai tersebut. Keserasian arah pertumbuhan;
komposisi kiri dan kanan, bagian depan dan belakang; serta pertimbangan
tiga dimensi lainnya perlu juga diikuti.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam penempatan bonsai dalam pot yaitu sebagai berikut:
1. Pada bonsai bergaya tegak atau miring tetapi memiliki
dahan yang lebih berat ke kanan, maka bonsai ditanam di sebelah kiri
pot.

Gambar 1 Posisi bonsai ditanam di sebelah kiri pot
2. Kebalikannya, pada bonsai bergaya tegak atau miring tetapi
memiliki dahan yang berat ke kiri, maka pohon ditanam di sebelah kanan
pot.

Gambar 2 Posisi bonsai ditanam di sebelah kanan pot
3. Pada bonsai yang lebih berat ke kanan tetapi memiliki dahan utama yang lebih dominan menjorok ke kiri,
maka yang dijadikan patokan adalah dahan yang lebih dominan sehingga
bonsai ditanam di sebelah kanan. Hal ini juga berlaku sebaliknya seperti
contoh 1 dan 2.

Gambar 3 Posisi bonsai ditanam di sebelah kanan pot
Sumber:
Hardiansyah B. 2006. Membuat dan Mempercantik Bonsai untuk Pemula. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.
Kimura KA. 2007. The Ancient Art of Bonsai. Edisi ke-2. Jepang: Serious Skills Wiley Publishing, Inc.
Paimin FB, Nazaruddin. 1992. Seni Bonsai Lanjutan. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sigit S. 1993. Bonsai: Cara Membuat dan Merawat Pohon Mini. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sigit S. 1993. Bonsai: Cara Membuat dan Merawat Pohon Mini. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Komentar
Posting Komentar