Bonsai merupakan salah satu tanaman yang telah dikenal sejak lama di
Indonesia. Mungkin ada di antara kita yang telah familiar dengan bonsai
dan bahkan telah memelihara bonsai di rumahnya. Meskipun demikian,
apakah pembaca sekalian telah mengetahui sepenuhnya mengenai bonsai?
Artikel berikut ini akan menjelaskan secara detail mengenai bonsai.
Bonsai adalah tanaman kerdil yang umumnya ditanam dalam pot dangkal. Dalam bahasa Jepang, bonsai berasal dari kata bon yang artinya pot dan sai
yang berarti tanaman. Keharmonisan antara pot dan tanaman merupakan
salah satu unsur utama disamping unsur-unsur lainnya seperti besar
batang, tinggi pohon, penyebaran akar, cabang, ranting, besar daun, buah
ataupun bunganya. Secara keseluruhan sebuah bonsai merupakan miniatur
dari pohon tua yang agung di alam bebas yang disempurnakan. Lebih dari
itu, sebuah bonsai melambangkan keharmonisan dari alam semesta yang
unsur utamanya terdiri dari: langit, bumi dan manusia. Hal ini tercermin
dari bentuk bonsai yang selalu merupakan sebuah segitiga asimetris.
Titik tertinggi dari bonsai melambangkan langit, titik terendah
melambangkan bumi sedangkan yang tengah melambangkan manusia. Hal ini
sangat berbeda dengan tanaman hias yang ditanam dalam pot yang
seringkali hanya menonjolkan keindahan warna atau bentuk daun, bunga
ataupun buah tanpa memperhatikan keharmonisan keseluruhan tanaman maupun
keharmonisan antara tanaman itu sendiri dengan potnya.
Bonsai merupakan salah satu seni
Bonsai juga merupakan salah satu seni pemangkasan tanaman atau pohon agar tumbuh kerdil, mini atau cebol serta melalui proses training (proses penyempurnakan bentuk pohon). Training
merupakan unsur yang terpenting dan teknik pokok dalam proses pembuatan
bonsai yang berlangsung terus sepanjang hidup pohonnya. Oleh karena
itu, untuk memperoleh bonsai yang sempurna membutuhkan waktu yang
relatif lama (bertahun-tahun). Selain itu, juga membutuhkan kreativitas,
kesabaran, ketekunan, dan kecintaan pembuatnya terhadap tanaman sebagai
landasan utama dalam pembuatan dan perawatan bonsai.
Perlu diketahui, kerdil dalam seni bonsai memiliki pengertian yang
luas. Setiap jenis tanaman memiliki batasan kerdil yang berbeda. Bisa
saja tanaman yang tingginya 1 meter dikategorikan kerdil dan yang
tingginya hanya 0,5 meter tidak masuk kategori kerdil. Jadi, kerdil
dalam seni bonsai adalah tanaman yang memiliki penampilan lebih
kerdil/mungil daripada tanaman aslinya.
Tanaman yang dibuat menjadi bonsai umumnya memiliki pohon berbatas
keras (berkayu), pohon yang berbuah dan kadang-kadang pohon yang
berbunga. Efek artistik dari bonsai biasanya dilihat dari keseimbangan
ukuran batang, daun, ranting, bunga atau buah dan pot yang digunakan.
Oleh karena itu, pot yang digunakan harus yang mendukung suasana tanaman
atau pohon yang ditanam. Selain itu, bonsai yang baik juga harus dapat
diletakkan di luar ruangan (out door) sepanjang tahun.
Sumber:
Hardiansyah B. 2006. Membuat dan Mempercantik Bonsai untuk Pemula. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.
Sigit S. 1993. Bonsai: Cara Membuat dan Merawat Pohon Mini. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sulistyo B, Subijanto L. 1988. Bonsai. Yogyakarta: Kanisius.

Komentar
Posting Komentar